| Sinopsis |
Buku ini mengkaji materi Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendekatan interdisipliner, multidisipliner, dan transdisipliner sebagai upaya menjawab tantangan pendidikan di era modern. Diawali dengan pembahasan tentang konsep, sejarah, paradigma, serta landasan teoritis dan metodologis dalam studi Islam, buku ini menghadirkan pemahaman yang komprehensif dan kontekstual terhadap materi PAI. Paradigma PAI rahmatan lil-‘alamin menjadi salah satu fokus utama, dengan penekanan pada integrasi nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan ekosistem guna mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan global. Selain itu, dimensi keberagamaan yang meliputi aspek spiritual, intelektual, emosional, etika, dan sosial juga dibahas sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik.
Lebih lanjut, buku ini menguraikan berbagai pendekatan dalam kajian materi PAI, seperti teologi, sosiologi, antropologi, dan spiritual, serta menekankan pentingnya dialog antaragama dalam membangun sikap toleransi. Tidak hanya bersifat konseptual, buku ini juga menawarkan model implementatif dalam pembelajaran PAI, termasuk model integrasi dan interkoneksi, multidisipliner di madrasah, serta interdisipliner di sekolah. Peran guru PAI turut direkonstruksi sebagai spiritual counselor yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan peserta didik di era disrupsi. Buku ini menjadi rujukan penting bagi akademisi, praktisi, dan mahasiswa dalam mengembangkan PAI yang lebih integratif, humanis, dan relevan dengan dinamika zaman. |